Kamis, 01 Agustus 2019

MATERI AJAR KELAS V TEMA 1 SUB 3 PB 4




Bahasa Indonesia
Kapal Phinisi,Kapal Penjelajah Dunia
Kapal Phinisi adalah sebuah kapal layar kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Bahkan juga menjadi kapal kebanggaan bangsa Indonesia. Ketangguhan dan ketenaran kapal ini telah terdengar di seluruh penjuru dunia. Sudah sejak sekitar abad 14, kapal phinisi berlayar dan menjelajah samudera di seluruh dunia.

Konon, Phinisi ini diambil dari nama seseorang yang bernama Phinisi. Suatu ketika dia berlayar melewati pesisir pantai Bira. Dia melihat rentetan kapal di laut, kemudian dia menegur salah seorang nakhoda kapal tersebut bahwa layar yang digunakannya masih perlu diperbaiki. Sejak saat itu orang Bira berfikir dan mendesain layar sedemikian rupa dan akhirnya berbentuk layar Phinisi yang seperti sekarang ini. Atas teguran orang tersebut, maka orang-orang Bira memberi layar itu dengan nama Phinisi.

Kapal Phinisi adalah kapal istimewa. Kapal ini dibuat oleh tangantangan ahli tanpa menggunakan peralatan canggih dan modern. Seluruh bagian kapalnya terbuat dari kayu dan dirangkai tanpa menggunakan paku. Meskipun demikian, kapal ini telah membuktikan ketangguhannya dalam mengarungi samudra dan menjelajah negara-negara dunia.

Banyak upacara atau ritual yang dilakukan dalam membuat kapal Phinisi. Mulai dari pencarian hari baik untuk memulai pembuatan, upacara atau ritual mengusir roh jahat saat akan menebang kayu yang akan digunakan untuk membuat Kapal Phinisi, upacara atau ritual peletakan lunas dan pemasangan pengapit lunas, kemudian memasuki proses penggabungan dan pendempulan badan kapal. Pada proses terakhir dilakukan peluncuran, namun sebelumnya juga diadakan upacara atau ritual selamatan. Semua upacara atau ritual itu dilakukan semata-mata untuk mengharapkan keselamatan dan kesejahteraan bagi pembuat, pemilik, dan penumpang kapal Phinisi.

Peluncuran kapal Phinisi dilakukan pada saat air laut pasang dan matahari sedang naik. Ketika kapal sudah mengapung di laut, barulah tiang
dan layar dipasang. Kapal yang diluncurkan biasanya sudah siap dengan awaknya. Adapun kepala tukang bertindak sebagai pelaksana utama upacara dan duduk di sebelah kiri. Doa dan mantra pun diucapkannya.


Walaupun terbuat dari kayu, kapal ini mampu bertahan dari terjangan ombak besar di laut lepas. Kapal phinisi satu-satunya kapal kayu besar dari sejarah masa lampau yang masih diproduksi hingga sekarang.

Kapal Phinisi sendiri umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar. Dua tiang layar pada phinisi menyimbolkan dua kalimat syahadat, sedangkan ketujuh layarnya melambangkan jumlah ayat dalam surat AL-Fatihah.

Ada beberapa jenis kapal Phinisi, tetapi yang pada umumnya Phinisi ada dua jenis.

1.       Lamba atau lambo. Merupakan Phinisi modern yang dilengkapi dengan motor diesel (PLM).
2.      Palari. Merupakan bentuk awal Phinisi yang melengkung dan ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Lamba.
Kapal Phinisi biasanya digunakan sebagai kapal pengangkut barang antarpulau, namun di era modern seperti sekarang ini, Phinisi sebagai kapal barang berubah fungsi menjadi kapal pesiar mewah. Phinisi dibuat dengan interior yang mewah dan dilengkapi peralatan menyelam, dan peralatan permainan wisata bahari.


Kapal Phinisi juga dijadikan lambang salah satu gerakan WWF, yakni SOSharks. Gerakan ini merupakan gerakan untuk penyelamatan dan pelestarian hiu. Membanggakan bukan? (Sumber: www.gocelebes.com)

Soal : Tentukan ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan di atas.

No.
Paragraf
Ide Pokok
1.
Pertama

2.
Kedua

3.
Ketiga

4.
Keempat

5.
Kelima

6.
Keenam

7.
Ketujuh

8.
Kedelapan

9.
Kesembilan

10.
Kesepuluh


PKN
Jika nenek moyang kita saja mampu berjaya degan konsep negara maritimnya, maka sudah seharusnyalah kita sebagai generasi penerus juga bisa berjaya. Banyak faktor yang bisa menjadikan bangsa kita jaya. Telah di bahas dalam pembelajaran sebelumnya berbagai potensi kemaritiman dan kepulauan Indonesia. Potensi-potensi tersebut harus bisa dimanfaatkan secara maksimal dan bertanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia
Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap Budaya Masyarakat
Kondisi geografis berupa kepulauan yang terdiri atas lebih dari 13 ribu dan tersebar dari Sabang sampai Merauke mengakibatkan beragamnya budaya bangsa Indonesia. Masing-masing daerah atau pulau memiliki budayanya masing-masing yang berbeda dengan daerah atau pulau yang lain.

Masyarakat Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang tersebar di lebih dari 13 ribu pulau. Setiap suku memiliki karakteristiknya masingmasing, salah satunya budaya. Budaya antara suku bangsa satu dengan yang lain juga berbeda-beda, seperti bahasa, adat istiadat, tradisi, sistem kepercayaan, dan sebagainya. Ciri keragaman budaya lokal Indonesia dapat dilihat dari hal-hal sebagai berikut.
1.      Keragaman Suku Bangsa
Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Cina Selatan. Mereka berimigrasi kemudian bercampur dengan penduduk indigenous dan indo-arian dari Asia Selatan. Kemudian terus berkembang hingga membentuk suku-suku bangsa. Suku-suku bangsa di Indonesia diklasifikasikan menjadi 19 suku bangsa induk.
2.     Keberagaman Bahasa
Indonesia masuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia (Australia- Asia). Rumpun ini terbagi menjadi dua subrumpun lagi yakni Bahasa Austronesia Barat atau Indonesia/Melayu dan Bahasa Austronesia Timur atau Polinesia. Dari subrumpun bahasa tersebut masih terbagi lagi ke dalam wilayah-wilayah bahasa.
3.     Keberagaman Religi
Indonesia memiliki keberagaman agama atau kepercayaan. Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui secara resmi oleh pemerintah, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu. Selain itu juga berkembang aliran-aliran kepercayaan.
4.     Keberagaman Seni dan Budaya
Suku bangsa yang beragam di Indonesia tentu menghasilkan kebudayaan yang beragam pula. Salah satu wujudnya adalah kesenian, baik seni sastra, seni tari, seni musik, seni drama atau pertunjukan, seni rupa, dan sebagainya.

Keberagaman budaya memberikan manfaat bagi bangsa kita. Misalnya dalam bidang bahasa, kebudayaan daerah yang berwujud dalam bahasa daerah dapat memperkaya perbendaharaan istilah dalam bahasa Indonesia.

Sementara itu, dalam bidang pariwisata, potensi keberagaman budaya dapat dijadikan sebagai objek dan tujuan wisata sehingga bisa menghasilkan devisa bagi bangsa. Pemikiran yang timbul dari sumber daya di daerah-daerah bisa menjadi acuan bagi pembangunan nasional.

Adapun dampak dari segi kebudayaan di antaranya ialah sebagai berikut.

1.       Karena mudahnya pengaruh luar masuk ke Indonesia, maka masyarakat Indonesia lebih mengenal budaya asing. Seperti dalam bidang musik, masyarakat Indonesia lebih tahu musik luar seperti Hip Hop, Jazz, R n B, daripada lagu daerah seperti karawitan atau gambang kromong. Tidak hanya pada lagu, budaya lain seperti tari-tarian dan bahasa pun mulai luntur.
2.      Tontonan dan adegan dalam film yang kurang bahkan tidak pantas membawa efek buruk bagi bangsa Indonesia. Sebagian besar adegan tersebut ditiru oleh artis-artis dalam negeri dan masyarakat menganggapnya sebagai gaya hidup, semacam pusat gaya yang perlu ditiru terutama oleh anak muda. Padahal itu membuat turunnya nilai moralitas bangsa.
3.      Dikenalnya kebudayaan Indonesia akibat ramainya perdagangan dan pariwisata yang ada di Indonesia.
4.      Timbulnya beraneka ragam kebudayaan dan adat akibat pengaruh luar. Contohnya wayang di Jawa yang terinspirasi dari cerita dari India dan hukum adat di Aceh yang terpengaruh oleh hukum Islam.

Soal :
Ayo Mengamati
Amatilah gambar-gambar berikut!
Berilah tanda centang (√) pada gambar yang menunjukkan budaya asli Indonesia. Berilah tanda silang (x) pada gambar yang menunjukkan budaya hasil dari pencampuran atau peleburan dengan budaya dari luar negeri


Kondisi geografis berupa kepulauan yang terdiri atas lebih dari 17 ribu dan tersebar dari Sabang sampai Merauke mengakibatkan beragamnya budaya bangsa Indonesia. Masing-masing daerah atau pulau memiliki budayanya masing-masing yang berbeda dengan daerah atau pulau yang lain.

Soal :

Ø  IPS
Soal :
Peta diatas adalah peta jalur penerbangan antar pulau di Indonesia
Sebutkan bandara dan lapangan udara di tiap propinsi di indonesia.

No.
Provinsi
Nama Bandara
1.
Nangroe Aceh Darussalam
Sultan Iskandar Muda,
Cut Nyak Dhien, Lasikin, Maimun Saleh,  Malikus Saleh, Syekh Hamzah Fansyuri,Teuku Cut Ali,  Lhok Sukon
2.
Sumatera Utara
Kuala Namu, Polonia, Aek Godang, Binaka, Ferdinand Lumban Tobing, Lasondre, Sibisa, Toba Samosir
Silangit,  Barita, 
3.
Sumatera Barat
Minangkabau International Airport, Pusako Anak Nagari, Rokot
4.
Riau
Sultan Syarif Kasim II, Japura,  Sungai Pakning, Pasir Pengaraian,  Pinang Kampai, 
5.
Kepri
Raja Haji Fisabilillah (Tj. Pinang), Hang Nadim (Batam), Dabo,  Ranai,  Sei Bati,  Matak
6.
Jambi
Depati Parbo,  Muara Bungo,
7.
Sumsel
Sultan Mahmud Badaruddin II, Atung Bungsu,  Silampari, Pendopo
8.
Babel
Depati Amir, Pangkalpinang H. A. S. Hanandjoeddin 
9.
Bengkulu
Enggano dan Mukomuko
10.
Lampung
Pekon Serai, Gatot Subroto.
11.
Banten
Soekarno Hatta, Budiarto,  Tanjung Lesung
12.
Jakarta
Halim Perdana Kusuma, Pulau Panjang
13.
Jabar
Husein Sastrangara,  Cakrabhuwana, Nusawiru, Cibeureum
14.
Jateng
Ahmad yani, Adi Sumarmo, Tunggul Wulung, Wirasaba,  Dewandaru,  Ngloram
15.
Daerah Istimewa Yogyakarta
Adi Sutjipto, New Yogyakarta  (sedang dibangun)
16.
Jawa Timur
Juanda, MLG - Abdul Rachman Saleh, Trunojoyo, Masalembo, Blimbingsari, Notohadinegoro, Iswahyudi, Harun Thohir
17.
Bali
Ngurah Rai, Letkol Wisnu
18.
NTB
Lombok Praya, Brangbiji,  Lunyuk, Muhammad Salahuddin, 
19.
NTT
El Tari, Frans Sales Lega, Labuhan Bajo, Tambolaka, Umbu Mehang Kunda,  Soa, H Hasan Aroeboesman, Wai Oti, Gewayantana, Wonopito, Mali, Lekunik, Tardamu, Haliwen, Atambua
20.
Kalbar
Supadio, Tjilik Riwut
Tebelian, Rahadi Oesman, Susilo, Nanga Pinoh, Pangsuma
21.
Kaltim
Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan,  Kalimarau, Datah Dawai, Melalan, Sangkimah, Temindung, Tanjung Bara, Tanjung Santan
22.
Kalteng
Iskandar, Tumbang Kuala Kurun,
Kuala Pembuang,  H. Asan, Beringin
23.
Kalsel
Syamsudin Noor, Warukin, Bersujud, Stagen
24.
Kalut
Juwata, Pulau Bunyu,  Yuvai Semaring, Long Apung, R.A. Bessing, Nunukan, Tanjung Harapan
25.
Sulbar
Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju
26.
Sulut
Sam Ratulangi, Melonguane,  Naha, Mopait
27.
Sulteng
Kasiguncu, Mutiara SIS Al-Jufrie, Pogugol, Lalos,  Syukuran Aminuddin Amir
28.
Sultra
Betoambari, Matahora , Maranggo , Haluoleo, Sugimanuru, Sangia Ni Bandera
29.
Sulsel
Sultan Hasanudin, Andi Djemma,  Pongtiku, H. Aroeppala , Lagaligo , Inco Soroako Waws
30.
Gorontalo
Bandar Udara Internasional Jalaluddin, Gorontalo
31.
Malut
Emalamo, Gamarmalamo,  Gebe, Kuabang, Oesman Sadik, Pitu,  Internasional Sultan Babullah, Taliabu, Buli, Maba
32.
Maluku
Patimura, Amahai, Bandaneira, Dobo, Dumatubun, Liwur Bunga,  Mangole, Leti, Moa Namlea, Namrole,  Nangasuri,  Matilda Batlayeri, Purpura,
33.
Papua Barat
Abresso, Anggi, Ayawasi, Babo, Bintuni, Inanwatan, Jeffman, Kambuaya, Kebar, Merdey, Pulau Gag, Rendani,Teminabuan,  Wasior,  Torea
34.
Papua
Sentani, Frans Kaisepo,  Mopah, Apalapsili, Arso, Mararena, Mindiptana, Moanamani


Nama Pelabuhan di Indonesia



No.
Provinsi
Nama Pelabuhan
1.
Nangroe Aceh Darussalam
Pelabuhan Krueng Geukueh,
Pelabuhan Kuala Langsa, Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Yoseph Iskandar, Tapaktuan,
2.
Sumut
Pelabuhan Tanjung Balai, Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubara, Pelabuhan Belawan,
3.
Sumbar
Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muara, Padang
4.
Riau
Pelabuhan Sungai Pakning, Dumai, 
5.
Kepri
Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Nongsa, Pelabuhan ASDP Desa Jagoh, Lingga, Pelabuhan ASDP Dompak, Tanjungpinang, 
6.
Jambi
Pelabuhan Jambi, Pelabuhan Idris Sardi, Muara Sabak
7.
Sumsel
Pelabuhan Tanjung Api-api, Palembang,
8.
Babel
Pelabuhan Tanjung Pandan, Pelabuhan Pangkal Balam
9.
Bengkulu
Pelabuhan Bengkulu, Bengkulu
10.
Lampung
Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang
11.
Banten
Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten
12.
Jakarta
Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Tanjung Priok
13.
Jabar
Pelabuhan Cirebon, Pelabuhan Pramuka, Garut, Pelabuhan Pertiwi, Pamanukan, Subang
14.
Jateng
Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap,
15.
Daerah Istimewa Yogyakarta
Pelabuhan Tanjung Adikarto
16.
Jatim 
Pelabuhan Batu Guluk, Kamal,  dan Kalianget, Madura,  Pelabuhan Kalimas, Ketapang,  Surindro Supjarso, Popoh, Pelabuhan Ujung, Surabaya,  Pelabuhan Tanjung Perak,  Tanjung Tembaga, Tanjung Wangi
17.
Bali
Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, Benoa, Celukan Bawangm Amuk, dan Nusa Penida
18.
Nusa Tenggara Barat
Lembar,  Pelabuhan ASDP Kayangan,  Pelabuhan Kabupaten Lombok Timur Labuhan Haji, Lombok
Pelabuhan Kapupaten Lombok Timur Tanjung Luar, Lombok
19.
Nusa Tenggara Timur
Waingapu, Sumba, Pelabuhan Tenau, Kupang, Pelabuhan Bung Karno, Ende, Pelabuhan Ippi, Ende, Kabupaten Belu, Larantuka, Lorosay,
20.
Kalbar
Dwikora, Kalimantan Barat
21.
Kaltim
TPK Palaran,Samarinda, Semayang, Balikpapan
22.
Kalteng
Palangkaraya, Sampit-Kotim, Kumai-Kobar, Bagendang-Sampit, Kuala Pembuang-Seruyan, Kalimantan Tengah
23.
Kalsel
Banjarmasin, Batu Licin, Satui, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin
24.
Kalut
Malundung, Tarakan
25.
Sulbar
Polewali, Sulawesi Barat
26.
Sulut
Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara
27.
Sulteng
Pelabuhan Pantoloan, Pantoloan, Sulawesi Tengah
28.
Sultra
Kendari, Sulawesi tenggara, Buton, Sulawesi Tenggara
29.
Sulsel
Makassar,  Tanjung Ringgit, Palopo,  Belopa,  Malili, Pare Pare, Barru , Paotere, Pelabuhan penyeberangan Bajoe-Watampone
30.
Gorontalo
Pelabuhan Gorontalo, Pelabuhan Anggrek, Kwandang
31.
Malut
Pelabuhan Ternate, Bul, Daruba Sanana, Tobelo, Labuha, Gebe, Jailolo, Soa Sio, dan Laiwui
32.
Maluku
Pelabuhan Yos Soedarso, Banda, Tuhelu, Wahai, Waisarisa, Saumlaki, Namlea, Amahai, Geser,  Leksula, Tual,  Dobo, dan Wonreli
33.
Papua Barat
Pelabuhan Sorong, Manokwari, Fak-fakm Kaimana, Bintuni, Taminabuan, dan Wasior
34.
Papua
Pelabuhan Depapre, Jayapura,  Biak, Merauke, Nabire, Agats, Pomako, dan Amahai

Peta Jalur Pelayaran di Indonesia

Soal:
Peta di atas adalah peta jalur pelayaran antarpulau di Indonesia. Sekarang sebutkan nama pelabuhan di tiap-tiap provinsi di Indonesia. 


3 komentar:

PENGAYAAN MATEMATIKA BANGUN RUANG (Rabu, 15 Desember 2021)

 PENGAYAAN MATEMATIKA        Hari/Tangga l                     :  Rabu, 15 Desember  2021     Mata Pelajaran                 :   MATEMATIKA...